BERCERITA TENTANG TOKOH IDOLA

BERCERITA TENTANG TOKOH IDOLA

BERCERITA TENTANG TOKOH IDOLA
Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Bapak / ibu guru yang saya hormati dan
Teman-teman yang berbahagia

Pada kesempatan kali ini saya ingin bercerita tentang tokoh idola saya yaitu Jendral Sudirman.
Nama lengkap : Soedirman
Nama panggilan : Pak Dirman
Tempat dan tanggal  lahir : Purbalingga, Jawa Tengah, 24 Januari 1916
Usia : Meninggal di usia 34 tahun
Agama                            : Islam
Latar belakang keluarga : Sederhana
Latar belakang pendidikan :
Jenderal Soedirman memperoleh pendidikan formal dari Sekolah Taman Siswa. Kemudian ia melanjut ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Surakarta tapi tidak sampai tamat. Soedirman saat itu juga giat di organisasi Pramuka Hizbul Wathan. Setelah itu ia menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap.

Alasan-alasan memilih tokoh :
     Soedirman dikenal memiliki pribadi yang teguh pada prinsip dan keyakinan. Ia selalu mengutamakan kepentingan orang banyak dan bangsanya di atas kepentingan pribadinya, bahkan kepentingan kesehatannya sendiri.


Liku-liku perjuangannya :
Ø Pada masa pendudukan Jepang, Soedirman pernah menjadi anggota Badan Pengurus Makanan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Karesidenan Banyumas.
Ø Setelah Perang Dunia II berakhir, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Pasukan Sekutu. Soedirman dan pasukannya bertempur di Banyumas, Jawa Tengah melawan Jepang dan berhasil merebut senjata dan amunisi
Ø Sesudah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) terbentuk, ia kemudian diangkat menjadi Panglima Divisi V/Banyumas dengan pangkat Kolonel.
Ø Melalui Konferensi TKR tanggal 12 November 1945, Soedirman terpilih menjadi Panglima Besar TKR/Panglima Angkatan Perang RI
Ø Setelah kemenangan Soedirman dalam Palagan Ambarawa, pada tanggal 18 Desember 1945 beliau dilantik sebagai Jenderal oleh Presiden Soekarno.

Kelebihan-kelebihannya :
Jendral Soedirman masih berani memimpin perang walaupun ia terkena penyakit TBC


Demikian cerita yang dapat saya sampaikan, bila ada kekurangan saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

CONTOH TEKS MC

CONTOH TEKS MC

Assalamu’alaikum wr.wb.
  Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberi rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga kita masih diberi kesempatan untuk menghadiri acara “Peringatan Maulid Nabi”
Sholawat serta salam semoga tercurah pada junjungan kita, nabi besar Muhammad SAW, serta para keluarga, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Yth Bp. Kepala Dusun Pagerwojo
Yang kami hormati Bp. Ustadz Maulana
  Serta, para hadirin yang berbahagia
Sebelum acara kita mulai, perkenankanlah saya membacakan susunan acara yang akan kita
laksanakan nanti :
1. Pembukaan
2. Pembacaan qalam illahi
3. Sambutan ketua panitia
4. Inti pangajian
5. Penutup
Hadirin yang saya hormati, marilah acara ini kita buka dengan membaca basmalah bersama-sama.
Acara kedua, qalam illahi, kepada saudara saiful, saya persilahkan.
Acara ketiga, sambutan ketua panitia, kepada Bp. Drs. Marjuki, saya persilahkan.
Acara keempat, inti pengajian yang akan disampaiakan oleh Ustadz Maulana, kepada beliau, saya persilahkan.
Terimakasih saya haturkan kepada Ustadz Maulana, semoga, apa yang disampaikan dapat memberi manfaat kepada kita semua. Amin
Hadirin yang berbahagia, marilah acara ini kita tutup dengan membaca hamdalah bersama-sama.
Akhir kata, saya sebagai pembawa acara mohon maaf atas segala kesalahan dan kekilafan.
Wa bila hitaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum wr.wb.

PERLAWANAN RAKYAT CIREBON

PERLAWANAN RAKYAT CIREBON

Perlawanan Rakyat Cirebon

Perlawanan rakyat cirebon ini disebut perang kedondong. terjadi di salah satu daerah di Kecamatan Susukan, di perbatasan Kabupaten Cirebon-Indramayu perang itu dipimpin oleh Raden Bagus Serangin
Latar belakang terjadinya perang :
 * Rakyat Cirebon dalam menolak pajak paksa yang diterapkan Belanda
 *Campur tangan Belanda dalam pemerintahan kerajaan Cirebon dengan melepas tahta kasultanan Raja Kanoman.
Jalannya perang
    *Perlawanan terhadap Belanda terjadi di sana sini termasuk di Cirebon.
 Pangeran Raja Kanoman memilih melepaskan takhta kesultanan. Haknya sebagai sultan dilepas begitu saja. Putra mahkota Sultan Kanoman IV itu keluar dari keraton, lalu bergabung dengan rakyat Cirebon yang menentang Belanda.
Di sana-sini terjadi pemberontakan. Belanda kewalahan dan mengalami kerugian yang sangat besar. Secara materiil,  Belanda menderita kerugian 150.000,00 Gulden. Ribuan prajuritnya pun tewas.
Untuk meredam pemberontakan itu, Belanda menjalin aliansi militer strategis dengan Portugis. Ribuan prajurit Belanda dan Portugis  didatangkan.
Kedatangan ribuan prajurit itu, tidak membuat rakyat Cirebon gentar. Pangeran Raja Kanoman itu justru makin menggencarkan perlawanan.  Ribuan korban jatuh dari kedua belah pihak. Dari pihak rakyat,

Akibat perang
Pada awalnya Belanda terdesak namun melalui siasat licik Belanda, Pangeran Raja Kanoman tertangkap. Setelah sempat ditahan di benteng Belanda di Batavia (Jakarta), sultan pemberani itu kemudian ditahan di benteng Viktoria, di Ambon, Maluku. Sebelum dibuang ke Ambon, Belanda melucuti seluruh gelar darah birunya. Putra mahkota itu dicabut haknya atas takhta sultan di Keraton Kanoman. Sebagai gantinya, diangkatlah adik Pangeran Raja Kanoman yang kemudian menjadi Sultan Kanoman V, bergelar Sultan Muhammad Iman Udin. Peristiwa bersejarah itu terjadi dalam rentang waktu 1793-1808 masehi.
Perlawanan rakyat Cirebon yang melibatkan Pangeran Raja Kanoman, itu murni perlawanan rakyat terhadap penindasan Belanda. Putra mahkota itu menolak menjadi sultan, karena tidak mau tunduk kepada Belanda yang menarik pajak paksa kepada rakyat Cirebon.

Meski Pangeran Raja Kanoman dibuang ke Ambon, perlawanan rakyat Cirebon justru kian menjadi-jadi. Setiap hari selalu ada penyerangan terhadap prajurit maupun pembakaran rumah-rumah dan bangunan, yang menjadi simbol kekuasaan Belanda di Kota Cirebon.

Belanda makin kewalahan. Para petinggi Belanda memerintahkan agar Pangeran Raja Kanoman dikembalikan ke Cirebon. namun Belanda meminta syarat: bila Pangeran Raja Kanoman dikembalikan, pemberontakan dihentikan. Sebagai jalan tengah, status darah biru Pangeran Raja Kanoman dikembalikan. Kendati demikian, dia tak berhak atas kesultanan di Keraton Kanoman.

Belanda memang menepati janjinya. Hak darah biru Pangeran Raja Kanoman dipulihkan. Hanya, putra mahkota itu diminta membuat keraton baru dan kasultanan baru, yang bukan di Keraton Kanoman. Pada 1808, Pangeran Raja Kanoman memilih tinggal di kompleks Gua Sunyaragi di daerah Sentul (kini Jln. By Pass Brigjen Dharsono). Pangeran itu kemudian bergelar Sultan Amiril Mukminin Muhammad Khaerudin atau sering disebut sebagai Sultan Carbon.

Meski menjadi raja, Sultan Carbon tidak pernah memiliki keraton. Dia hidup sederhana bersama istrinya, Ratu Raja Resminingpuri. Sikap tegasnya tetap berlaku, dengan menolak uang pensiun dan seluruh pemberian dari Belanda. Pada 1814, Sultan Carbon mangkat.

Karena putra lelakinya masih berusia lima tahun, bernama Pangeran Raja Madenda, Kesultanan Carbon diwakili (volmak) janda Sultan Carbon, Ratu Raja Resminingpuri. Pada saat itulah, Ratu Raja membangun Keraton Kacirebonan di Pulosaren, tak jauh dari Keraton Kasepuhan dan Kanoman, dengan memanfaatkan uang pensiunan dari Belanda yang selama menjadi Sultan Carbon selalu ditolaknya. Setelah besar, mahkota diserahkan kepada putranya yang bergelar Pangeran Raja Madenda I,

Sampai sekarang, Keraton Kacirebonan menjadi simbol sejarah bahwa rakyat dan raja Cirebon juga memiliki rasa nasionalisme tinggi.



Nama : muhammad naufal nafi
No abssen : 16
Kelas : VII A
MAAF KALO ACAK ACAKAN



ANJAK PIUTANG

ANJAK PIUTANG

ANJAK PIUTANG
1. PENGERTIAN ANJAK PIUTANG
                     Anjak  piutang ialah kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian atau pengalihan serta                   pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan atas transaksi perdagangan dalam               atau luar negeri, sedangkan perusahaan yang melakukan Anjak-piutang disebut penganjak-piutang                 (factoring) dan pengertian penganjak-piutang adalah pihak yang kegiatannya membeli piutang pihak lain         dengan menaggung resiko tak terbayarnya utang (factor).
                     Definisi perusahaan anjak piutang menurut Men Keu No. 1251/KM013/ 1988 tangga120               Desember 1988 adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian             dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari                     transaksi perdagangan dalam atau luar negeri.
2. FUNGSI ANJAK PIUTANG
        · Menurunkan biaya produksi.
        · Memberikan fasilitas pembayaran di muka.
        · Meningkatkan daya saing perusahaan klien.
        · Meningkatkan kemampuan perusahaan klien memperoleh laba.
        · Menghindari kerugian karena kredit macet.
        · Mempercepat proses ekonomi.
3. MANFAAT ANJAK PIUTANG
        · Membantu administrasi penjualan dan penagihan (sales ledgering and collection services)
        · Membantu beban resiko (credit insurance)
        · Memperbaiki sistem penagihan
        · Membantu memperlancar modal kerja 
        · Meningkatkan untuk mengembangkan usaha
4. FASILITAS-FASILITAS ANJAK PIUTANG
        Beberapa fasilitas anjak piutang yang ditawarkan:
         a. Undisclosed/ Non Notification Factoring
                     Adakalanya perusahaan ingin performance/ bonafiditasnya tetap terjaga dimata pelanggan                      (debitur) walaupun sebetulnya perusahaan sedang kesulitan dana. Untuk itu pada saat pengalihan                  piutang maka perusahaan tidak memberitahu pelanggan (debitur) bahwa piutang sudah dialihkan ke                perusahaan anjak piutang (factoring). Transaksi anjak piutang ini dinamakan Undisclosed/Non                      Notification Factoring. Mekanisme transaksi Undisclosed sebagai berikut :
                     1) Terjadi transaksi penjualan secara kredit kepada pelanggan (klien)
                     2) Negosiasi dan kontrak anjak piutang antara perusahaan (klien) dengan lembaga anjak                                   piutang (factoring) dimana perusahaan menyerahkan kopi faktur penagihan piutang dan                                 dokumen terkait lainnya sedangkan dokumen asli tetap dipegang perusahaan.
                     3) Lembaga anjak piutang memberikan pembiayaan maksimal 80% dari     nilai faktur.
                     4) Pada saat jatuh tempo perusahaan akan menagih kepada debitur/pelanggan.
                     5) Perusahaan akan mengembalikan pinjaman dana kepada factoring ditambah dengan biaya                            anjak piutang (service charge/discount charge).
         b. Disclosed/ Notification Factoring
                    Jika perusahaan (klien) setelah memperoleh pembiayaan dari anjak piutang tidak ingin                            direpotkan oleh tugas menagih kepada debitur maka perusahaan bisa memanfaatkan fasilitas                          disclosed factoring yaitu segera menyerahkan pengelolaan piutang kepada perusahaan anjak                          piutang.
             Mekanisme transaksi ini bisa dijelaskan sebagai berikut :
                   1) Terjadi penjualan secara kredit kepada pelanggan (klien)
                   2) Negosiasi dan kontrak factoring antara perusahaan (klien) dengan lembaga anjak piutang                              dimana perusahaan menyerahkan faktur penagihan dan dokumen terkait lainnya (dokumen                            asli).
                   3) Perusahaan memberitahu kepada debitur kalau piutang dan penagihan sudah dialihkan ke                               lembaga anjak piutang.
                   4) Lembaga anjak piutang memberikan pembiayaan maksimum 80% dari nilai faktur.
                   5) Pada saat jatuh tempo lembaga anjak piutang melakukan penagihan kepada debitur.
                   6) Pelanggan (debitur) membayar tagihan kepada anjak piutang.
                   7) Lembaga anjak piutang menyerahkan sisa dan (20% Nilai faktur) kepada perusahaan (klien)                        setelah sebelumnya dikurangi biaya administrasi.

5. RESIKO MELAKUKAN ANJAK PIUTANG
       1. Pada Undisclosed Factoring ada kemungkinan perusahaan (klien) ingkar janji (wanprestasi) yaitu                  tidak mengembalikan pinjaman/pembiayaan kepada factoring walaupun perusahaan sudah menerima              pembayaran dari debitur sehingga anjak piutang mengalami kerugian.


       2. Pelanggan/debitur yang ingkar janji yaitu tidak membayar hutangnya pada saat jatuh tempo sehingga              kemungkinan perusahaan atau lembaga anjak piutang yang mengalami kerugian.

DAMPAK KEPADATAN PENDUDUK

 DAMPAK KEPADATAN PENDUDUK
1.    Ketersediaan Pangan
                 Manusia sebagai mahkluk hidup  membutuhan makanan .Dengan bertambahnya jumlah                        populasi manusia atau penduduk, maka  jumlah kebutuhan makanan yang diperlukan juga semakin                banyak.Pertumbuhan penduduk yang  tidak diimbangi dengan peningkatan  produksi  pangan dapat              menyebabkan kekurangan makanan . Ketidakseimbangan  antara bertambahnya  penduduk   dengan            bertambahnya   produksi pangan sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia.Akibatnya , penduduk            dapat kekurangan gizi, sehingga menyebabkan daya tahan tubuh seseorang rendah dan mudah terkena          penyakit

2.   Ketersediaan Perumahan/ Pemukiman dan Lahan Pertanian
                Peningkatan populasi manusia atau meningkatnya
      jumlah penduduk menyebabkan tingkat kepadatan  semakin tinggi . Di sisi lain ,luas tanah atau lahan               tidak bertambah. Kepadatan penduduk dapat mengakibatkan tanah pertanian semakin berkurang karena       digunakan untuk pemukiman penduduk.

3.   Ketersediaan Air Bersih/ Lingkungan Bersih
                Pertambahn penduduk akan menyebabkan bertambahnya kebutuhan air bersih. Hal ini                         menyebabkan persediaan air bersih menurun.
      Pertambahan penduduk juga menyebabkan makin meningkatnya limbah rumah tangga, dan akan                   mengakibatkan pencemaran lingkungan.
                
4.   Pendidikan
                Tingkat pendidikan menurun dan biaya pendidikan meningkat. Banyaknya orangtua yang tidak             mampu menyekolahkan anaknya dikarenakan kepadatan populasi dan menyulitkan dia untuk bekerja             menafkahi keluarganya.

5.   Lapangan Pekerjaan
               Pertambahan penduduk dapat mengurangi lapangan kerja sehingga jumlah pengangguran                     bertambah

6.   Keamanan/ Kriminalitas
                Kepadatan penduduk dapat meningkatkan angka Kriminalitas karena pengangguran semakin               banyak